BIDANG KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN

Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan ketersediaan, distribusi, dan penganekaragaman pangan, serta kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan.
Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi:
–     penyusunan rencana kerja bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan;
–    perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan ketersediaan, distribusi, dan penganekaragaman pangan, serta kelembagaan dan penyelenggaraan pangan penyuluhan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan ketersediaan pangan;
–    penyelenggaraan  pembinaan dan pengembangan distribusi dan penganekaragaman pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan kelembagaan penyuluhan;
–    penyelenggaraan, pembinaan, dan pengembangan penyuluhan; dan
–    evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan.


Lomba Olahan Pangan Bahan Baku Lokal  tahun

Seksi Ketersediaan Pangan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan ketersediaan pangan.
Seksi Ketersediaan Pangan dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi:
–    penyusunan rencana kerja Seksi Ketersediaan Pangan;
–    penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan ketersediaan pangan;
–    penyelenggaraan identifikasi, pembinaan, dan pengembangan ketersediaan pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan peningkatan produksi dan produk pangan;
–    penyelenggaraan pencegahan dan pengendalian masalah ketersediaan pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan mutu dan gizi pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengendalian keamanan pangan; dan
–    evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Seksi Ketersediaan pangan.

Pemanfaatn Lahan Pekarangan
Seksi Distribusi dan Penganekaragaman Pangan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan distribusi dan penganekaragaman pangan.
Seksi Distribusi dan Penganekaragaman Pangan dalam melasanakan tugas mempunyai fungsi:
–    penyusunan rencana kerja Seksi Distribusi dan penganekaragaman pangan;
–    penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan distribusi dan penganekaragaman pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan distribusi pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan, pengembangan, dan pengendalian infrastruktur distribusi pangan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan penganekaragaman produk pangan; dan
–    evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Seksi Distribusi dan penganekaragaman pangan.

Seksi Kelembagaan Penyuluhan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan kelembagaan penyuluhan.
Seksi Kelembagaan Penyuluhan dan melaksanakan tugas mempunyai fungsi:
–    penyusunan rencana kerja Seksi Kelembagaan Penyuluhan;
–    penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan kelembagaan penyuluhan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan kelembagaan penyuluhan;
–    penyelenggaraan pembinaan, pengembangan, dan fasilitasi kelembagaan pelaku utama dan pelaku usaha;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangansumber daya manusia penyuluh; dan
–    evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Seksi kelembagaan penyuluh.

Tim Evaluasi Lumbung Pangan

Seksi Penyelenggaraan Penyuluhan mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan penyelenggaraan penyuluhan.
Seksi Penyelenggaraan penyuluhan dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi:
–    penyusunan rencana kerja Seksi Penyelenggaraan Penyuluhan;
–    penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pengembangan penyelenggaraan penyuluhan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan penyelenggaraan penyuluhan;
–    penyelenggaraan penyusunan programa penyuluhan;
–    penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan mekanisme, tatakerja, dan metode penyuluhan;
–    melaksanakan pengumpulan, pengolahan, pengemasan, dan penyebaran materi penyuluhan bagi pelaku utama dan pelaku uaha; dan
–    evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan rencana kerja Seksi Penyelenggaraan penyuluhan.
Unit Pelaksana Teknis mempunyai tugas melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan.
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian  tugas Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan sesuai dengan keahlian.
Kelompok Jabatan Fungsional Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman .
Tata Kerja Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman meliputi:
–    Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan dalam melaksanakan tugas wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, Sinkronisasi, dan simplifikasi dengan instansi yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.
–    Setiap kepala satuan organisasi dalam melaksanakan tugas wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplifikasi baik di lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi.
–    Kepala Dinas dalam melaksanakan tugas berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Bupati.
–    Kepala Dinas menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada Bupati secara berkala melalui Sekretaris daerah.
–    Setiap kepala satuan organisasi dalam melaksanakan tugas berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Kepala Dinas.
–    Setiap kepala satuan organisasi secara berjenjang menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Dinas secara berkala melalui Sekretaris.
–    Sekretaris mengoordinasikan pelaksanaan tugas setiap satuan organisasi.
–    Sekretaris dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas setiap satuan organisasi berdasarkan arahan Kepala Dinas, dan Wajib menyampaikan laporan secara berkala.
–    Setiap kepala satuan organisasi bertugas memimpin , mengoordinasikan, dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahannya.
–    Setiap kepala satuan organisasi wajib mengawasi pelaksanaan tugas bawahannya dan mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan apabila terjadi penyimpangan.
–    Setiap kepala satuan organisasi dalam melaksanakan tugas dibantu oleh kepala satuan organisasi dibawahnya.
–    Setiap bawahan dapat memberikan saran dan pertimbangan kepada atasannya mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi satuan organisasi masing-masing.
–    Setiap kepala satuan organisasi mengikuti dan mematuhi petunjuk serta bertanggung jawab kepada atasan masing-masing dan menyampaikan laporan berkala tepat dapa waktunya.
–    Setiap laporan dari bawahan yang diterima oleh kepala satuan organisasi diolah dan dipergunakan sebagai bahan laporan kepada atasan serta untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.
–    Setiap laporan yang disampaikan kepada atasan, untuk tembusan laporan disampaikan kepada satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.
Sumber: dari  Dinas P2K