PADUKUHAN WONOSARI

1. Gambaran Umum
Padukuhan Wonosari mempunyai luas 20 Ha, berada di Desa Bangunkerto Kecamatan Turi. Jumlah penduduk 257 jiwa atau 82 KK dengan matapencaharian 70% petani, 5% di perkebunan, 5 % pedagang dan 205 lain-lain.
Warga Wonosari telah melakukan beragam kegiatan yang berbasis lingkungan antara lain pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga, pemanfaatan lahan pekarangan, pemanenan air hujan dan berbagai kegiatan lain yang mendukung pengelolaan lingkungan secara lestari.

2. Potensi Kerentanan Perubahan Iklim
Topografi  Padukuhan Wonosari berupa dataran sedang hampir tidak pernah mengalami kejadian banjir ataupun longsor. Permasalahan yang menjadi potensi kerentanan dampak perubahan iklim adalah risiko kekeringan di musim kemarau khususnya menurunnya muka air tanah, sehingga dapat mengurangi ketersediaan air yang diperlukan untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
Resiko terjadinya perubahan pola hujan yang merupakan salah satu dampak perubahan iklim juga dapat menjadi ancaman bagi kegiatan pertanian/perkebunan yang merupakan mata pencaharian penduduk. Dari aspek mitigasi perubahan iklim, timbulan sampah yang awalnya tidak dikelola dengan baik merupakan salah satu sumber emisi Gas Rumah Kaca

5. Manfaat
–    Ketersediaan air di musim kemarau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan kegiatan pertanian terjaga dengan baik.
–    Berkurangnya limbah domestik melalui penerapan pengelolaan sampah mandiri
–    Vegetasi di lingkungan terjaga dan ketahanan pangan terjaga melalui sistem pertanian yang baik dan tetap hijau intensifikasi lahan perkarangan untuk berbagai tanaman buah-buahan dan sayuran

Sumber: BLH Kabupaten Sleman